JAKARTA– Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 92 Jakarta Utara angkatan Tahun 1990 melaksanakan Reuni ke 35 Tahun- sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80, yang digelar di Aula SMAN 92, Jln Komplek Pemadam Kebakaran No.17 Semper Barat Cilincing Jakarta Utara, pada Minggu (31/8/2025).
Reuni ini tidak sekadar ajang nostalgia, melainkan untuk mempererat silaturahmi para Alumni, lantaran meskipun telah terpisah selama 35 tahun, namun tidak membuat kekompakan dan keakraban alumni SMAN 92 Jakut angkatan 1990 luntur.
Justru, kekompakan dan persaudaraan mereka terlihat begitu kental ketika menghadiri acara Reuni yang turut dihadiri Kepala Sekolah SMAN 92 (Bpk.Anwar) dan sejumlah Guru yang pernah mendidik para Alumni SMAN 92 Angkatan Tahun 1990 yang merupakan angkatan ke-2 di sekolah tersebut.
Acara dimulai sejak pukul 09.00 Wib dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan penanyangan slide poto para guru tahun 1990 maupun Alumni yang telah wafat, serta diiringi pembacaan doa.
Acara juga diisi dengan Sambutan oleh Perwakilan Guru yang pernah mengajar di era 1990-an yakni Bpk Subagyo dan Pembacaan Puisi oleh Ibu Marneli.
Selain itu, diselingi berbagai pengalaman sukses dan inspiratif dari salah satu Alumni (Krisnawati) dan Hiburan berupa stand up commedy oleh salah seorang Alumni yang akrab disapa Om Jitot.
Sebelum acara photo bersama dan ramah tamah, pada kesempatan itu juga diserahkan kenang-kenangan atau Cindera Mata dari Alumni SMAN 92 Angkatan Tahun 1990 kepada Guru dan Pihak Sekolah.
Acara Reuni ke 35 Tahun Alumni SMAN 92 Angkatan 1990 itu ditutup dengan games yang bertabur hadiah dan dorprize menarik serta hiburan.
Ketua Panitia Pelaksana Reuni SMAN 92 Angkatan Tahun 1990, Sudarno mengatakan, ajang Reuni ini selain sebagai silaturahmi antar Alumni juga untuk mengobati rasa rindu sambil mengenang masa-masa sekolah.
“Terima kasih kepada seluruh teman Alumni dan Panitia serta para Donatur atas terselenggaranya acara Reuni ini, semoga silaturahmi diantara kita tetap terus terjalin,” ujar Sudarno.[am]













