LOGISTIKNEWS.ID- Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) menggelar ASDEKI Day sekaligus memperingati 18 Tahun eksistensi asosiasi tersebut, yang dilaksanakan di kawasan Harapan Indah Bekasi Jawa Barat pada Kamis (11/9/2025).
Pada rangkaian ASDEKI Day itu juga dilakukan launching PORTIFY Flatform, dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke II ASDEKI Tahun 2025 yang turut dihadiri Dewan Pembina ASDEKI Sungkono Ali, sekaligus Pelantikan Pengurus DPW ASDEKI Jakarta 2024-2029.
Ketua Umum DPP ASDEKI, Mustafa Kamal Hamka didampingi Sekjen Surya Dharma memimpin langsung forum Diskusi pada Rakernas ASDEKI 2025 itu.
Terdapat sejumlah persoalan yang dibahas dalam Rakernas itu antara lain; Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, dan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Tentang Struktur, Tarif dan Golongan Usaha Jasa Terkait di Perairan.
Rakernas tersebut juga membahas soal penjajakan pembukaan DPW ASDEKI di Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Kalimantan Barat.
Selain itu, mengenai aturan-aturan organisasi yang akan disusun lebih komprehensif dalam rangka menjalankan kepengurusan ASDEKI yang lebih baik lagi dimasa mendatang.
ASDEKI juga mengusulkan adanya moratorium kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk jumlah usaha depo petikemas, dengan usulan perlunya rekomendasi dari DPP dan DPW ASDEKI sebelum pembentukan depo baru sehingga perizinan depo petikemas lebih tertib.
“Perizinan usaha depo saat ini sudah melalui online single submission atau OSS. Nanti kita akan mencarikan solusi bagaimana memebnahi perizinan depo agar sesuai dengan kapasitas dan kebutuhannya,” ujar Sekjen DPP ASDEKI Surya Dharma.
Para anggota ASDEKI lainnya juga mengusulkan perlunya standard pelayanan minimum untuk depo petikemas melalui digitaliasi layanan.
Turut hadir pada acara itu, Wakil Dirut PT JICT Budi Cahyono, Dirut PT Terminal Teluk Lamong (TTL) David P Sirait, dan Direktur New Priok Container Terminal One (NPCT-1) Rino Wisnu Putro, serta yang mewakili Manajemen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok.
Selain itu, dihadiri Sekjen DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Trismawan Sanjaya, Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, Ketua Indonesia Shipping Agency Association (ISAA) Aris Hartoyo, Bendahara INSA Jaya Sunarno.
Juga dihadiri mantan Ketum ASDEKI Muslan AR, Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi, serta para pelaku usaha di Pelabuhan Tanjung Priok serta tamu undangan lainnya.[am]













