Jakut Uji Coba Pembatasan Truk, Ritase Trucking & Kinerja Pelabuhan Priok Terimbas ?

  • Share
Truk Melintas di Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Priok, pada Kamis (23/8/2024).[Photo:Logistiknews.id]

LOGISTIKNEWS.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melakukan uji coba pembatasan jam operasional kendaraan besar seperti truk pengangkut barang dan logistik maupun trailer kontainer di Jalan Raya Cilincing pada pagi hari, yakni pukul 06.00-09.00 WIB, dan di sore hari sejak pukul 16.00-21.00 WIB. Namun pembatasan tersebut tidak berlaku pada hari Minggu.

Kondisi Jalan Raya Cilincing Jakarta Utara yang kini hanya memiliki lebar sekitar 15-16 meter, memang kerap dijejali truk-truk besar maupun trailer kontainer.

Pasalnya, jalan tersebut selain sebagai salah satu alternatif jalur arteri untuk distribusi angkutan logistik dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok maupun Marunda, juga sebagai akses utama pergerakan truk trailer yang mendukung aktivitas depo kontainer yang tersebar disekitar wilayah itu.

Pihak Suku Dinas Perhubungan Pemkot Jakarta Utara, sebelumnya juga pernah mengungkapkan bahwa terdapat 102 depo dan 95 pool petikemas diluar area pelabuhan untuk menopang aktivitas pelabuhan Tanjung Priok dengan kondisi distribusi market share tidak berimbang (depo over flow) dan mengakibatkan kepadatan lalu lintas pada ruas jalan di lokasi luar pelabuhan.

Setidaknya terdapat sejumlah titik ruas jalan di Jakarta yang kerap alami kemacetan dan bersinggungan langsung dengan aktivitas truk trailler antara lain; Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Jampea, Jalan Raya Cilincing, Jalan Akses Marunda, Jalan Cakung Cilincing Raya, Jalan Yos Sudarso dan Jalan RE Martadinata.

Bahkan, berdasarkan data Sudin Perhubungan Pemkot Jakut, selama 2022 hingga 2024 terdapat 328 kecelakaan yang terjadi di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara yang mengakibatkan korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dengan total kerugian tidak sedikit.

Namun imbas pembatasan jam operasional tersebut, dipastikan berdampak pada aktivitas pelabuhan Tanjung Priok yang notabene sudah mencanangkan layanan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7).

Apalagi pelabuhan Tanjung Priok merupakan barometer perekonomian nasional lantaran kegiatan ekspor impor maupun domestik/antarpulau melalui pelabuhan tersibuk di Indonesia itu lebih dari 65%.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta, Dharmawan Witanto mengungkapkan, adanya pembatasan jam operasional truk di pagi dan sore hari di ruas Jalan Raya Cilincing tersebut, berakibat ritase angkutan merosot lantaran truk tak bisa melintas hampir 8 jam (3 jam di pagi hari dan 5 jam di sore hari) pada ruas jalan tersebut.

Alasanya, karena kalau truk yang mau pengembalian kosongan (peti kemas kosong) eks aktivitas impor di depo itu dilakukan pagi hari setelah barang (isi kontainer) di stripping di pabrik sore atau malam harinya. Begitupun dengan ekspor ambil dulu kontainer kosongannya sebelum melakuan stuffing (muat) barangnya di pabrik/industri.m sebelum bergerak ke pelabuhan.

“Jadi imbasnya ritase (kinerja) truk tidak maksimal, dan depo penuh karena banyak truk justru kini parkir di depo,” ucap Dharmawan, kepada Logistiknews.id pada Kamis (20/11/2025).

Namun Pemerintah Kota Jakarta Utara beralasan, penerapan pembatasan jam operasional Truk di ruas jalan tersebut demi meningkatkan keselamatan warga.

“Upaya ini muncul setelah melihat kondisi Jalan Raya Cilincing yang sempit dan padat aktivitas warga. Apalagi di jalur tersebut banyak warga yang bepergian. Seperti mengantar anak sekolah hingga berangkat kerja. Sering kali warga melintas hanya berjarak beberapa sentimeter dari badan truk trailer, itu sangat berbahaya,” ungkap Hendra Hidayat, Wali Kota Jakarta Utara dikutip Antara, pada Rabu (19/11/2025).

Hendrico Tampubolon, Kepala Suku Dinas Perhubungan, mengungkapkan pembatasan masih dalam tahap uji coba selama satu bulan sebelum dievaluasi.

“Sebelumnya sudah disosialisasikan melalui camat dan lurah kepada para pemilik pool serta depo trailer. Kesepakatannya truk melintas pada jam yang sudah ditentukan,” ucap Hendrico.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *