Angleb 2026: ASDP Siapkan Buffer Area di Pelabuhan Merak

  • Share
Executive Director Regional 2 PT ASDP, Vidon. (dok: Logistiknews.id)

LOGISTIKNEWS.ID– PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  menyiapkan areal untuk lahan parkir kendaraan penumpang (mobil pribadi) dilahan Indah Kiat (IKPP) seluas 93.426 M2, untuk memperlancar pelayanan di pelabuhan Merak pada periode Angkutan Lebaran (Angleb) di 2026/Idul Fitri 1447 H.

Executive Director Regional 2 PT ASDP, Vidon mengatakan, nantinya lahan buffer itu bisa menampung sekitar 2.000-an kendaraan penumpang (mobil pribadi).

“Buffer tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan arus kendaraan penumpang yang hendak menyeberang dari Merak tujuan Bakauheni,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Merak pada Selasa (3/3/2026).

Vidon mengungkapkan, buffer area di pelabuhan Merak tersebut diharapkan rampung pada 5 Maret 2026, sejak dikerjakan sudah sekitar seminggu lalu. Di lokasi itu juga disiapkan fasilitas seperti tempat makan, istirahat, maupun toilet bagi penumpang.

Dia mengatakan, puncak arus Mudik dan Balik di pelabuhan Merak bakal terjadi mulai periode H-3 s/d H+2 Lebaran. Bahkan diperkirakan 30 ribuan hingga 46 ribuan kendaraan roda dua, mobil kecil dan bus setiap harinya di periode itu.

“Per hari ini kesiapan kami di Pelabuhan Merak sudah 90% dalam melayani Angleb tahun ini,” ungkap Vidon yang pada kesempatan itu didampingi Umar Imran Batubara selaku General Manager ASDP Merak.

Lahan Indah Kiat (IKPP) yang akan dimanfaatkan untuk buffer area pada Angleb 2026 di Pelabuhan Merak. (Photo: Akhmad Mabrori/Logistiknews.id)

PT ASDP terus mematangkan kesiapan layanan penyeberangan di lintasan tersibuk nasional Merak–Bakauheni guna memastikan seluruh aspek operasional, keselamatan, hingga pengaturan lalu lintas terintegrasi berjalan optimal guna menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib dan lancar bagi masyarakat.

Adapun pada lintasan Merak–Bakauheni disiagakan 28–33 kapal per hari, lintasan Ciwandan–Wika Beton sebanyak 9–12 kapal per hari, serta lintasan BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu sebanyak 10–12 kapal per hari.

ASDP juga siap menerapkan pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat, di mana kapal yang sandar langsung melakukan bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa jeda guna mempercepat rotasi kapal dan menekan antrean kendaraan.

Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan khusus di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, hingga VIA guna mendukung distribusi layanan yang lebih merata pada puncak arus pergerakan.

ASDP juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar segera melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui aplikasi dan website Ferizy ataupun sales channel resmi, dan pastikan telah bertiket sebelum berangkat, dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *