LOGISTIKNEWS.ID- Direktur Armada dan Operasi PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM), M.Iqbal, menegaskan, bahwa keselamatan kerja dalam lingkungan perseroan adalah prioritas utama. Komitmen K3 tidak hanya terkait statistik data tetapi juga bentuk nyata melindungi keselamatan setiap insan.
Dalam membangun dan memperkuat budaya K3, IPCM telah memiliki panduan penerapan K3 di Perusahaan sebagai langkah strategis. Sebagai bagian dari upaya tersebut, perseroan juga telah menjalankan kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif dan implementatif secara internal maupun kolaborasi Pelindo Group untuk mendorong pembangunan budaya K3 di lingkungan kerja.
Antaralain, pelaksanaan Management Walktrough <span;>K3, Apel Bulan K3 di setiap wilayah, Donor Darah, Safety Patrol,Seminar Bulan K3, Webinar Safety Awareness,Video & Poster Competition untuk meningkatkan awareness K3, drill situasi darurat di kapal, latihan penanganan kebakaran, pemeriksaan kesehatan di kapal dan sejumlah kegiatan rutin lainnya.
“Selalu ada risiko di lingkungan kerja IPCM, namun melalui budaya K3 yang kuat dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disiplin, juga peka terhadap kondisi berbahaya di luar perkiraan, tentu kita mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman,” ujar Iqbal, melalui keterangan pers-nya pada Jumat (28/2/2025)
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional, IPCM mendorong seluruh elemen perusahaan dapat berkomitmen dan konsisten untuk mewujudkan zero fatality dan zero accident untuk mendukung kinerja Perusahaan.
Iqbal memastikan bahwa setiap individu IPCM memahami pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja karena ini adalah tanggung jawab bersama.
“Dengan begitu, kami dapat mengelola risiko lebih baik dan membangun budaya K3 yang lebih kuat lagi,” ucap Iqbal.[am]













