Mengintip Peran ILCS, Provider Solusi Digital Ekosistem Logistik di Pelindo Group

  • Share
Aktivitas Pelabuhan

LOGISTIKNEWS.ID – PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang bergerak bidang IT Solution Provider, menyatakan perannya akan terus berlanjut dalam mendukung Pelindo memperkuat posisinya sebagai operator pelabuhan berkelas dunia melalui pemanfaatan teknologi dalam operasional bisnis di lingkungan Pelindo Group.

ILCS selama ini telah berperan dalam pengembangan dan pengelolaan solusi digital untuk mendukung integrasi dan efisiensi operasional di pelabuhan dengan fokus utamanya pada pengeloaan IT dan digitalisasi layanan pelabuhan melalui implementasi single system.

Perusahaan ini juga bertanggung jawab langsung dalam merancang solusi digital yang mendukung eksekusi roadmap transformasi Pelindo.

Sekretaris Perusahaan ILCS, Dimas Giri Prabowo, mengungkapkan, saat ini ILCS mengembangkan dan mengelola berbagai sistem digital kepelabuhanan seperti Port Operating System, Multipurpose Operating System, Marine Operating System, Maritime Connectivity Hub, Maritime Asset Service, Gate System, serta platform integrasi data yang digunakan oleh termin Pelindo di seluruh Indonesia.

“Semua sistem ini terhubung dalam satu ekosistem digital yang memberi visibilitas menyeluruh atas proses layanan kapal, barang, dan logistik,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Logistiknews.id pada Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, inisiatif ini telah diimplementasikan di pelabuhan-pelabuhan utama Pelindo seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, Makassar, dan pelabuhan strategis lainnya yang menjadi simpul arus barang nasional.

“Setiap sistem dirancang untuk bisa disesuaikan dengan karakteristik lokal, namun tetap terintegrasi dalam satu platform yang terintegrasi,” papar Dimas.

Dia menambahkan, mengingat biaya logistik di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, maka Pelindo sebagai operator pelabuhan terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk menekan biaya tersebut melalui efisiensi proses.

“Dengan menggunakan sistem digital ILCS, waktu tunggu kapal dan truk berkurang, koordinasi antar unit lebih efektif dan efisien,” imbuhnya.

Dalam mengembangkan solusi, ILCS melakukan pemetaan proses, merancang sistem modular, dan menerapkan teknologi terkini yang dapat di integrasikan. Sistem dikembangkan berdasarkan kebutuhan operasional saat ini dan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.

“Pembangunan sistem digital dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan. Fokus kami adalah pada efektivitas sistem dalam mendukung efisiensi operasional Pelindo, baik dari sisi waktu, biaya, maupun kendali layanan,” ujarnya.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *