Dirjen Hubla: Agar Tak Saling Bunuh, Perlu Konsorsium Pelayaran Kontainer Domestik

  • Share

LOGISTIKNEWS.ID- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pelaku usaha pelayaran nasional bidang kontainer untuk melakukan konsorsium atau kerjasama layanan bersama untuk sejumlah rute pelayaran domestik guna menghindari perang tarif angkutan (freight) bahkan saling bunuh antar pelayaran.

Konsorsium pelayaran nasional itu juga bisa mendorong frekuensi dan bertambahnya volume kontainer pada rute-rute tertentu seperti Seperti Jakarta, Surabaya, Makassar.

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Capt Antoni Arif Priadi, mengemukakan dengan adanya konsorsium pelayaran nasional tersebut maka bisa menghindari praktik saling bunuh atau mematikan antar pelayaran angkutan kontainer domestik.

“Saya juga kaget (pernah) mendengar konsep layanan kontainer domestik itu kok ada yang bilang ‘membunuh atau dibunuh’. Padahal, kita ini negata kepulauan yang besar dan luas sehingga jangan sampai nanti jika konsep saling bunuh itu yang berpotensi mematikan pelayaran kita itu justru kesempatan ini nantinya (market share) domestik yang sudah ada diambil alih oleh kapal-kapal asing. Jika ini yang terjadi, kita semua yang rugi,” ujar Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Capt Antoni dalam sambutannya saat membuka Diskusi Bertema ‘Masa Depan Kemaritiman Indonesia Di Era Pemerintahan Baru, Seperti Apa ?’ yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni  (IKAL) Lemhannas, Ocean Week dan Perkumpulan Ahli Transportasi dan Logistik Indonesia (PATLI), di Kawasan Sunter Kemayoran Jakarta pada Rabu (19/2/2025).

Dirjen Hubla Kemenhub juga menegaskan, pihaknya sedang mencari konsep soal Hub dan Spoke untuk layanan angkutan laut/kemaritiman di Indonesia.

“Kita coba bikin konsepnya ditengah-tengah ya, antara Hub dan Spoke kira-kira seperti apa. Makanya kami minta masukan kepada semua pihak dan semoga dalam hal ini,” ucap Antoni yang juga menceritakan soal soal keberhasilan program Tol Laut.

Suasana Seminar

Dalam sesi Seminar itu juga menghadirkan Nara Sumber antara lain; Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Capt Hendri Ginting, Direktur Utama Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Ari Hendryanto, Dirut Krakatau Steel yang juga Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan.

Selain itu menghadirkan Sekretatis Umum DPP Indonesia National Shipowners Association (INSA) Darmansyah Tanamas dan Fadjar Harjo Seputro yang menggantikan Perwakilan Anggota DPR Komisi V Bambang Haryo yang berhalangan hadir.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *