Jurus IPCM Pertahankan Kinerja, Ditengah Fluktuasi BBM & Melemahnya Rupiah

  • Share
Pubex Live IPCM

LOGISTIKNEWS.ID – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) tetap berkomitmen menjaga kinerja dan memperkuat fundamental perusahaan ditengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung pada kuartal pertama 2026, termasuk adanya fluktuasi harga bahan bakar dan nilai tukar rupiah yang dinamis.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita saat melaksanakan Paparan Publik Tahunan melalui acara Public Expose Live 2026 (Pubex Live 2026) secara virtual dari Monitoring Room IPCM di Pelindo Tower Lantai 8, Jakarta Utara, pada Selasa (9/6/2026).

Shanti menegaskan, pihaknya juga akan terus melakukan pengembangan strategi bisnis serta optimalisasi pola operasional, peningkatan efisiensi energi, serta pengelolaan biaya yang efektif, sehingga Perseroan dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

IPCM merupakan bagian dari subholding Pelindo Jasa Maritim dan Pelindo Group yang bergerak di bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal.

Paparan Publik IPCM Tahunan ini disampaikan oleh jajaran Direksi Perseroan yang terdiri dari Direktur Utama merangkap Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCM, Shanti Puruhita, Direktur Armada dan Operasi, Arief Hermawan dan Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko, Dessy Emastari Prihatiningtyas.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen memaparkan kinerja operasional dan keuangan Perseroan serta berbagai inisiatif strategis yang mendukung pertumbuhan bisnis dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Di tengah tantangan dinamika global, IPCM berhasil mencatatkan kinerja yang tetap solid. Secara tahunan, IPCM berhasil membukukan pertumbuhan yang positif dengan peningkatan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih.

Pada periode Q1 2026, IPCM juga mencatat pertumbuhan EBITDA dan laba bersih masing-masing sebesar 1,12% dan 3,03% YoY.

Kinerja ini didukung oleh adanya peningkatan arus pertumbuhan petikemas sebesar 2% YoY atau senilai 4,76 Juta TEUs dan pertumbuhan arus penumpang sebesar 13% YoY atau senilai 5,6 Juta Orang yang dikelola Pelindo Group.

Dari sisi operasional, IPCM menunjukkan komitmennya untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan melalui penerapan pola  operasional yang efektif serta memaksimalkan penggunaan energi lain selain BBM untuk menunjang pelayanan sarana dan prasarana pemanduan dan penundaan kapal diantaranya meliputi penggunaan Shore Connection, Harbour Generator, Solar Panel dan Inverter Technology/Hybrid yang di rencanakan akan terus ditingkatkan penggunaannya.

Sejalan dengan upaya tersebut, IPCM juga terus memperkuat kapasitas operasional melalui penambahan armada secara selektif dan terukur untuk mengakomodir pertumbuhan kebutuhan layanan pemanduan dan penundaan kapal di berbagai wilayah operasional.

IPCM juga telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, antara lain melakukan ekspansi layanan di Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) melalui penguatan kerja sama strategis dengan para mitra.

Selain itu, Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan memastikan standar keselamatan operasional yang optimal serta penerapan budaya keselamatan kerja yang konsisten guna mempertahankan pencapaian zero fatality di seluruh wilayah operasional Perseroan.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *