LOGISTIKNEWS.ID- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus melakukan tranformasi terhadap perbaikan layanan multipurpose untuk kargo non-peti kemas pada fasilitas pelabuhan yang dikelola operasikan BUMN jasa kepelabuhanan itu.
Dirut SPMT Ary Henryanto saat menjadi salah satu Nara Sumber dalam acara Diskusi Nasional di Jakarta pada Rabu (19/2/2025) mengungkapkan bahwa, saat ini produktivity yang berdasarkan Ton Ship Day (TSD) disejumlah fasilitas terminal multipurpose dilingkup Pelindo semakin meningkat.
“Selain peningkatan produktivity TSD-nya, begitupun dengan waktu tunggu kapal di pelabuhan atau Vessel Port Stay (VPS)-nya yang semakin singkat,” ujar Ary.
Berdasarkan data SPMT yang dihimpun redaksi Logistiknews.id, untuk layanan multipurpose di Pelabuhan Bagendang yang sebelumnya hanya mampu rata-rata menghandle 971 TSD namun kini 1.648 TSD. Adapun Vessel Port Stay (VPS) nya 1,73 jam dari sebelumnya 1,99 jam.
Begitupun di Pelabuhan Balikpapan yang sebelumnya 1.070 TSD kini mencapai 1337 TSD, dengan rata-rata VPS-nya saat ini 0,33 jam dari sebelumnya 0,92 jam.
Selain itu, untuk Pelabuhan Belawan jika produktivity sebelumnya 1.988 TSD kini telah mencapai 2.692 TSD, dengan rerata VPS-nya 2,03 jam dari sebelumnya 2,11 jam. Untuk di Bumiharjo jika sebelumnya 793 TSD kini mencapai 988 TSD dengan rerata VPS 1,14 jam dari sebelumnya 1,67 jam.
Pelabuhan Dumai yang sebelumnya 1.347 TSD kini 1.705 TSD dengan rerata VPS-nya 1,84 jam dari sebelumnya 2,72 jam. Di Jamrud Nilam Mirah yang sebelumnya 1.325 TSD kini mencapai 1.753 TSD dengan rerata VPS 2,19 jam dari sebelumnya 2,47 jam.
Sedangkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang sebelumnya 1.442 TSD kini mencapai 2.030 TSD dengan rerata VPS kini hanya 2,30 jam dari sebelumnya 2,87 jam. Untuk Tanjung Intan yang sebelumnya 2.578 TSD menjadi 2.878 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 2.96 jam dari sebelumnya 3,38 jam.
Adapun di Tanjung Wangi yang sebelumnya 1.823 TSD menjadi 2.677 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 2,04 jam dari sebelumnya 2,99 jam. Kemudian, Trisakti yang sebelumnya 1.028 TSD menjadi 1.354 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 3.25 jam dari sebelumnya 4.93 jam.
Di Pelabuhan Banten yang sebelumnya 4.358 TSD menjadi 4.443 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 1,58 jam dari sebelumnya 2.20 jam. Sedangkan di Bengkulu yang sebelumnya 2.651 TSD menjadi 2.934 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 1,90 jam dari sebelumnya 2,60 jam.
Kenaikan produktivity layanan multipurpose juga terjadi di Cirebon yang sebelumnya 2.192 TSD menjadi 2.383 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 1,86 jam dari sebelumnya 2,19 jam.
Sedangkan di Jambi yang sebelumnya 1.739 TSD menjadi 2.147 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 2,03 jam dari sebelumnya 2,64 jam. Dan di Palembang yang sebelumnya 1.966 TSD kini menjadi 2.028 TSD dengan rerata VPS-nya saat ini 2,38 jam dari sebelumnya 2,70 jam.[am]













