MTI Pacu Layanan Logistik di Jatim & Balinusra

  • Share
Dirut PT MTI Budi Azmi (tengah) saat melihat langsung layanan logistik yang di garap MTI Regional 6 Area Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusatenggara, pada Kamis (16/9/2026)- photo: Akhmad Mabrori/Logistiknews.id

LOGISTIKNEWS.ID- pasca penggabungan atau merger tujuh entitas logistik yakni Multi Terminal Indonesia (MTI), Pos Logistik (Poslog), VUDS (Varia Usaha Dharma Segara), Sarana Bandar Logistik (SBL), PIL, Krakatau Jasa Logistik (KJL), dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN Logistik), diharapkan memberikan dampak signifikan pada peningkatan kinerja dan layanan logistik nasional dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Bahkan, kinerja MTI Regional 6 Area Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusatenggara, kini semakin moncer dan bersiap menaikkan pendapatan usahanya hampir dua kali lipat dari rata-rata Rp 3 s/d  3,5 Milliar perbulan menjadi Rp 6 milliar/bulan mulai akhir tahun ini.

Hal itu terungkap saat Dirut PT Multi Terminal Indonesia (MTI) Budi Azmi melalukan kunjungan ke kantor MTI Regional 6 Area Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusatenggara, pada Kamis (17/9/2026).

Budi Azmi datang didampingi Corporate Secretary PT MTI Sucahyo, dan Antok Jatmiko selaku General Manager Logistik Regional 3 PT MTI untuk mengetahui kinerja PT MTI Regional 6 tersebut, di Surabaya Jatim pada Kamis (27/9/2026).

Dirut PT MTI mengingatkan supaya semua SDM bisa menjaga integrasi pola kerja, dapat melakukan inovasi bisnis, agar bisa menggerakkan pendapatan. Namun harus tetap mengedepankan HSSE (keselamatan dan kesehatan kerja).

“Integrasi pola kerja perlu, inovasi bisnis, and to and service baru juga penting, hal itu untuk menggerakkan pendapatan perseroan,” ucapnya.

Dirut MTI juga berpesan supaya tim dari PT MTI Regional 6 dapat menjaga pengguna jasa nya.

“Saya pesan agar apa yang temen-temen kerjakan bisa dipertanggung jawabkan, meski begitu, profit juga mesti diutamakan,” katanya.

Jajaran Maanajemen MTI saat berkunjung ke MTI Regional 6 Area Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusatenggara, pada Kamis (16/9/2026).

Pada kesempatan itu, Danang Prahasta, Manager Operasi PT MTI Regional 6 area Jatim dan Bali Nusra, dalam paparannya menyatakan bahwa PT MTI Regional 6 sudah bisa beradaptasi dengan PT Pos Indonesia Logistik (Poslog) pasca merger 1 Juli 2026 lalu.

“Saat ini setelah merger kami bisa bergerak lebih leluasa,” ujarnya.

Danang juga menyampaikan bahwa pendapatan per bulan saat ini mencapai Rp 3-3,5 miliar, dari unit usaha Postal, Kontrak Logistik, dan ritel.

“Target kami bisa sampai Rp 6 miliar per bulan pada bulan November tahun ini setelah nantinya kontrak dengan PT PL sudah jalan full kapasitas pada Oktober mendatang,” ujar Danang.

Saat ini, market share layanan logistik MTI PT MTI Regional 6 area Jatim dan Bali Nusra, yakni menghadle GeD lintas Indonesia (kargo udara), Postal/Posindo (berupa barang paketan kecil), Pertamina Lubrican (Logistik oli), PT Unilever /Magnum/ Es Krim Indonesia (pengiriman mesin es krim). serta Layanan retail (customer yang sifatnya on call maupun kerjasama dengan perusahaan kurir Antaraja.

Adapun jumlah armada yang dimiliki MTI Regional 6 area Jatim dan Bali Nusra, yakni Wing Bok 5 unit, Fuso Bok 2 unit,  Pik Up Bok 2 unit,  Colt Diesel Engkel 1 unit dan Colt Diesel Double 1 unit, serta 1 Sepeda Motor operasional.

Dirut MTI Budi Azmi, saat mengunjungi PT Varia Usaha Dharma Segara di Gresik, pada Kamis 16 September 2026.[dok:Akhmad Mabrori/Logistiknews.id]
Usai melakukan kunjungan ke MTI Regional 6 area Jatim dan Bali Nusra, manajemen MTI juga berkesempatan mendatangi PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS) di Gresik.

VUDS merupakan salah satu perusahaan logistik yang bergerak pada jasa freight forwarding internasional dan intersuler, project cargo handling, serta jasa kepabeanan dan transportasi di Gresik yang bergabung dalam merger entitas logistik. 

“Saya cukup puas setelah melihat langsung VUDS, mari kita lanjutkan yang sudah baik kalau ada masukan lain demi perbaikan-perbaikan silahkan disampaikan ke saya,” ujar Budi Azmi.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *