Layanan Logistik Hijau, Perkuat Rantai Pasok Nasional

  • Share
Armada EV Kargo Technologies

LOGISTIKNEWS.ID- Untuk mempercepat program kemitraan logistik berbasis kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di sektor logistik, Kargo Technologies memperkenalkan program kemitraan khusus bagi para shipper dan klien korporasi.

Perusahaan yang mengadopsi EV akan memperoleh berbagai keunggulan dibandingkan armada konvensional.  “Dengan mengintegrasikan data EV ke dalam platform Kargo Nexus, shipper memperoleh visibilitas operasional yang transparan dan real-time, sekaligus menjawab tantangan efisiensi yang dihadapi organisasi logistik dari berbagai skala,” ujar Tiger Fang, CEO dan Founder Kargo Technologies, pada Selasa (2/12/2025).

Dia menjelaskan, program ini juga mendukung perusahaan dengan komitmen ESG dan ramah lingkungan dalam mencapai operasional logistik yang rendah emisi, mengubah target keberlanjutan lingkungan menjadi hasil operasional yang terukur.

Untuk memastikan ketersediaan pasokan EV dan mendukung industri nasional, Kargo Technologies telah menandatangani MoU dengan beberapa merek kendaraan listrik komersial terbesar, termasuk Foton, JAC, Wuling, dan VKTR.

“Para OEM ini telah melakukan lokalisasi produksi di Indonesia, berkontribusi pada penciptaan ribuan lapangan kerja dan memperkuat posisi indonesia sebagai hub regional manufaktur EV dan inovasi logistik hijau,” ucapnya.

Fang menambahkan, dengan dukungan lembaga perbankan global seperti HSBC serta mitra pembiayaan seperti Indomobil Finance dan Chailease, Kargo menyediakan skema pembiayaan terstruktur untuk armada EV, memungkinkan pengadaan aset EV yang telah dikomitmenkan dan menciptakan model pengembangan aset yang dapat diskalakan di masa depan.

Bagi mitra logistik dan transporter, Kargo Tech juga menawarkan skema sewa, pembiayaan, dan pengadaan armada yang fleksibel. Opsi-opsi ini dirancang untuk memudahkan transisi bertahap menuju armada listrik melalui struktur pembiayaan yang lebih adaptif.

“Mitra yang berpartisipasi juga akan memperoleh akses ke proyek eksklusif Kargo yang membutuhkan armada EV, menempatkan mereka di garis depan transformasi logistik listrik di Indonesia dan koridor regional yang akan datang,” ucap Fang.

Didirikan di Indonesia pada tahun 2018, Kargo Technologies adalah pelopor digitalisasi logistik dan kini menjadi salah satu penyedia teknologi logistik terintegrasi terkemuka di Asia Tenggara.

Perusahaan ini memiliki misi membangun Electrified Silk Road, yakni platform logistik asset-light berbasis artificial intelegance (AI) yang memanfaatkan kendaraan listrik dan software untuk menghubungkan Tiongkok, Asia Tenggara, Timur Tengah, dan pada akhirnya Global South.

Melalui platform digitalnya, Kargo mengorkestrasi operasi pengiriman end-to-end. Sistem Manajemen Transportasi (TMS) miliknya, Kargo Nexus, terintegrasi dengan teknologi EV T-Box untuk menyediakan telemetri armada real-time dan dasbor operasional terpadu yang memberikan visibilitas penuh dari proses muat hingga distribusi akhir.

“Upaya ini memperkuat rantai pasok nasional Indonesia menuju standar efisiensi dan keberlanjutan internasional melalui adopsi truk listrik dan praktik logistik hijau,” jelas Tiger Fang.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *