LOGISTIKNEWS.ID- Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan beroperasinya Fly Over Jalan Terminal Teluk Lamong di Surabaya Jawa Timur, pada Jumat (20/9/2014).
Dalam sambutanya pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya menyampaikan terimakasih kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang telah membangun Fly Over tersebut sebagai infrastruktur yang bermanfaat bagi kelancaran transportasi, arus barang dan logistik di wilayah Surabaya, Jawa Timur.
Dengan adanya Fly Over itu, ujar Eri, diharapkan bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi dii sekitarnya lantaran arus perdagangan lebih cepat dan efisien.
“Harapan lainnya adalah dengan adanya Fly Over ini semoga juga pihak Pelindo bisa mengembangkan atau menambah fasilitas pelabuhan di Surabaya. Apalagi saat ini di Surabaya banyak terdapat fasilitas-fasilitas pelabuhan yang cukup besar di Indonesia,” ucap Walikota Surabaya, sambil menambahkan bahwa Pemkot Surabaya juga akan kolaborasi dengan Pelindo untuk menata tempat parkir truk.
Direktur Ivestasi PT Pelindo, Boy Rubiyanto mengatakan fly over TTL itu sebenarnya pembangunannya telah selesai sekitar 2 tahun lalu.
“Penyiapan Fly Over ini merupakan penugasan dan merupakan proyek strategis nasional,” ujar Boy.
Dia berharap fasilitas infrastruktur ini bisa mengefisiensikan distribusi logistik dari dan ke Surabaya, khususnya yang melalui Terminal Teluk Lamong.

Turut Hadir pada kesempatan itu ,Direktur Pengelola Pelindo Putut Sri Muljanto, Dirut Subholding Pelindo Solusi Logistik (SPSL) Joko Noerhuda, Dirut Terminal Teluk Lamong David P Sirait, serta para instansi terkait dan asosiasi pengguna jasa di Jawa Timur, dan para tamu undangan lainnya.
Pengoperasian, Jalan Fly Over Terminal Teluk Lamong, setelah melewati sejumlah pengajuan dan mendapatkan sertifikat laik fungsi (SLF) sebagai syarat utama pengoperasian oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Bahkan, telah melalui serangkaian uji kelayakan dan memenuhi seluruh standar keamanan dan pada 14 Mei 2024 lalu, Pemerintah Kota Surabaya resmi mengeluarkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) infratruktur fly over itu.
Pemberian SLF ini menandai keberhasilan kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan Pelindo terhadap infrastruktur yang merupakan proyek strategis Nasional dan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas logistik dan lalulintas dikawasan Surabaya Barat.
Jalan ini sekaligus mengatasi potensi kemacetan yang terjadi di sekitar kawasan pelabuhan. Sebab, dengan panjang 2,4 Kilometer, flyover ini akan terhubung langsung dengan Pintu Tol Romokalisari II, Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.[redaksi@logistiknews.id]













