LOGISTIKNEWS.ID – Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM), Shanti Puruhita, hadir sebagai pembicara dalam Women’s Forum, bagian dari Indonesia Maritime Week 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC).
Forum ini mengangkat tema ‘An Ocean of Opportunities for Women: Women’s Participation in Male Dominated Maritime Industry’ dengan subtema Navigating New Horizons, Break the Limits, yang secara khusus membahas peran dan tantangan perempuan di industri maritim yang masih didominasi laki-laki.
Acara ini dimulai dengan kata sambutan dari Diah Kurniawati, Ketua PERTIWI Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) dilanjutkan sambutan oleh Dr. Chandra Motik Yusuf, SH., MSc, selaku Ketua Umum Women in Maritime Indonesia (WIMA INA).
Kemudian disampaikan pidato pembukaan oleh Lollan Andy Sutomo Panjaitan, Sekretaris Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Arsenio Dominguez, Secretary-General of the International Maritime Organization (IMO).
Pada sesi kedua dengan tema ‘Workplace Culture and Environment for Women in Maritime’, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Shanti Puruhita menjadi salah satu panelis bersama dengan Cut Noosy, Country Director of Maersk Indonesia dan Dewi Oktavia Husein, Vice President Human Capital PT Pertamina International Shipping.
Dalam pemaparannya Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan pandangannya tentang pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterlibatan dan kemajuan perempuan.
“Budaya kerja inklusif adalah landasan utama bagi transformasi industri maritim. Di IPCM, kami terus mendorong terciptanya ruang yang aman, adil, dan memberdayakan bagi seluruh insan perusahaan, termasuk perempuan di lini operasional maupun manajerial,” ujar Shanti.
Dia menambahkan bahwa kebijakan perusahaan harus mampu mengakomodasi kebutuhan perempuan secara adil, mulai dari pengembangan karier, perlindungan di tempat kerja, hingga keseimbangan kehidupan kerja dan keluarga.
Partisipasi IPCM dalam forum ini menjadi wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam aspek kesetaraan gender dan penguatan sumber daya manusia.
“IPCM meyakini bahwa keberagaman merupakan kekuatan strategis dalam menjawab tantangan industri maritim masa depan,” ucap Shanti.
Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi membuka ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 bertema Asia’s Maritime Leadership: Connectivity, Sustainability, and Digitalization, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Senin 26 Mei 2025.[am]













