IKT Kaji Penyesuaian Tarif

  • Share
Dirut IKT/IPCC, Sugeng Mulyadi. (Dok Photo:Akhmad Mabrori/Logistiknews.id)

LOGISTIKNEWS.ID- PT Indonesia Kendaraan Terminal/IKT.Tbk (IDX:IPCC) sedang melakukan kajian untuk penyesuaian tarif pelayanan di terminal khusus kendaraan yang dikelola perseroan di beberapa wilayah pelabuhan di Indonesia.

Selain di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, IPCC juga mengelola terminal khusus kendaraan di Belawan, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin dan Makassar.

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi mengungkapkan, pasalnya tarif yang berlaku saat ini merupakan tarif layanan yang berlaku sejak tahun 2021 dan hingga sekarang belum ada penyesuaian.

Adapun pertimbangan rencana penyesuaian tarif juga merujuk pada peningkatan layanan dan investasi yang sudah dilakukan perseroan, hingga disesuaikan dengan inflasi pertahun yang rata-rata 5%.

“Jadi asumsinya kalau sudah lebih dari tiga tahun belum ada penyesuaian, maka direncanankan penyesuaiannya sekitar 15%,” ujar Sugeng saat Public Expose 2025 PT IKT Tbk, di Museum Maritim Indonesia, Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, pada Rabu (29/10/2025)

Public Expose IKT itu dalam rangka memenuhi ketentuan keterbukaan informasi kepada publik serta menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, dengan agenda pemaparan kinerja perseroan serta prospek usaha ke depan.

Sugeng menegaskan, penyesuaian tarif layanan di semua terminal IPCC, akan melibatkan stakeholders dan asosiasi terkait dalam pembahasannya. Sesuai dengan roadmap IPCC, 2025-2029, pelaksanaan kajian penyesuaian tarif dilakukan pada periode 2025-2026 dan penetapan atau eksekusi penyesuaian tarifnya pada tahun 2027-2028.

“Tetapi yang pasti kami akan libatkan asosiasi dalam penyesuaian tarif ini. Dan sambil  berjalan kami-pun berkomitmen terus membenahi standarisasi layanan di semua terminal,” ujar Sugeng.

Pada kesempatan itu, Direktur Keuangan IPCC, Wing Megantoro mengemukakan, hingga kuartal ketiga tahun 2025, IPCC kembali membukukan laba bersih sebesar Rp.190,30 miliar, atau tumbuh Rp.42,28 miliar atau meningkat 28,42% secara year-on-year (yoy).

Pencapaian tersebut selaras dengan roadmap perseroan tahun 2025 yang berfokus pada inteasi layanan dan peningkatan konektivitas, sekaligus mencerminkan komitmen IPCC dalam menjalankan bisnis yang tumbuh dan berkelanjutan.

Dari sisi pendapatan, IPCC mencatatkan kenaikan signifikan pada triwulan ketiga tahun ini, yaitu tumbuh 12,67% secara tahunan (yoy) menjadi Rp660,24 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp585,98 miliar.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *